Rabu, 14 Juli 2021, LPM IAIN Curup kembali mengadakan acara FGD dan Peningkatan Mutu Konsorsium Keilmuan dengan Tema “ Peran Konsorsium Keilmuan dalam Mendukung Percepatan Guru Besar Dosen IAIN Curup “ secara online bersama nara sumber , yaitu: 1. Prof. Drs. Dafik., M.Sc., Phd.D., dan 2. Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd. Kons.

Acara yang rencananya diadakan secara luring ini diikuti peserta sebanyak 150 orang peserta yang terdiri dari : Wakil Rektor I, II dan III, Kepala Biro AUAK IAIN Curup, Dekan Fakultas di Lingkungan IAIN Curup, Direktur Pascasarjana, Wakil Dekan di Lingkungan IAIN Curup, Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua LPM, Sekretaris dan Kapus, Ketua LPPM, sekretrais dan Kapus, Kepala dan Sekretaris SPI, Ketua, Sekretaris Prodi,  Ketua, Sekretaris dan anggota Konsosium, Kepala Unit TIPD dan Staf, Kepala Unit Perpustakaan, Kepala Unit UPB dan Kepala Lab. Fakultas.

Acara FGD dan Peningkatan Mutu Konsorsium Keilmuan dosen ini dibuka secara langsung oleh Rektor IAIN Curup,  dalam sambutannya, Dr. Rahmad Hidayat, M. Ag., M. Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah amanah dari Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen yang digagas oleh LPM di bawah Komando Muhammad Amin, S.Ag., M. Pd. Dan kawan-kawan . Oleh karena itu, sudah sepatutnya pengembangan dan peningkatan kualitas dosen menjadi agenda utama setiap institusi pendidikan tinggi agar mereka mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka bagi pembentukan dan pengembangan peradaban bangsa dengan sebaik-baiknya.

Sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi, Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup tentu saja tidak terlepas dari tugas dan fungsi utama di atas. Ia sepatutnya melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya melalui upaya-upaya yang terorganisir, terrencana dan terstruktur dengan baik. Untuk mewujudkan ini semua, IAIN Curup memerlukan sumber daya manusia yang baik untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Untuk ini diperlukan pengembangan dan peningkatan kualitas dosen sebagai sumber daya manusia utama pada lembaga pendidikan tinggi Islam negeri ini. Salah satu upaya penting untuk pengembangan dan peningkatan kualitas dosen tersebut adalah pembentukan konsorsium dosen disetiap perguruan tinggi. Konsorsium dosen bukan hanya akan memberikan kontribusi positif bagi dosen secara individu dan kelompok, tetapi juga pada gilirannya membantu IAIN Curup melaksanakan tugas nasional dan tanggung jawab religiusnya dengan baik.

Konsorsium dosen dimaksud adalah asosiasi dosen dan representasi masyarakat ilmiah yang profesional di IAIN Curup. Ia adalah sarana kerja sama, pengembangan potensi dan konsultasi bagi dosen dan komunitas ilmiah yang berkarakter fleksibel, inklusif, progresif, inovatif dan kompetitif. Sebagai wadah ilmuwan dan akademisi,konsorsium ini dibangun atas prinsip-prinsip masyarakat ilmiah dan penghargaan tinggi atas integritas akademik, yang terlepas dari sikap-sikap dan karakter-karakter yang tidak mencerminkan kualitas ilmuwan dan akademisi yang semestinya. Konsorsium dosen IAIN Curup merupakan kelompok dosen pada tingkat institut yang memiliki keahlian dalam ilmu yang sama atau minat keilmuan dan tema penelitian yang serupa. Ia bersifat lintas program studi, jurusan dan fakultas. Dengan kata lain, konsorsium dosen hanya ada pada level institut, tidak pada level program studi, jurusan ataupun fakultas di masa depan. Konsorsium dosen ini diharapkan bersifat lintas perguruan tinggi baik pada tingkat nasional maupun internasional. Konsorsium dosen ini dibentuk dan ditata berdasarkan pada kesamaan dalam dalam salah satu hal berikut: disiplin ilmu dalam pendidikan akademis formal, wilayah penelitian yang diminati (research interests), tema karya ilmiah yang dipublikasikan atau mata kuliah yang diampu. Dosen-dosen IAIN Curup dikelompokkan atau mengusulkan untuk dikelompokkan dalam sebuah konsorsium dosen berdasarkan salah satu atau lebih kriteria tersebut. Mereka yang dimasukkan dalam sebuah konsorsium adalah dosen tetap, calon dosen tetap, dan dosen tetap bukan-PNS pada IAIN Curup yang sudah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK). Kita berharap melalui kelompok konsorsium dosen ini bisa melahirkan Profesor-Profesor muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *