LPM IAIN Curup – Dalam rangka mempersiapkan dan mengoptimalkan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menggelar Rapat Penyusunan Borang pada hari Selasa (31/3/2026). Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Rektor Lantai 2, dimulai pada pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Rapat tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I IAIN Curup, Prof. Dr. Yusefri, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh pihak yang terlibat agar penyusunan borang akreditasi ini dapat berjalan lancar, komprehensif, dan memenuhi standar penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh kunci dalam penjaminan mutu kampus, di antaranya Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Curup, Prof. Dr. Hendra Harmi, M.Pd., dan Sekretaris Kegiatan AIPT, Dr. Eka Apriani, M.Pd. Selain itu, rapat ini juga diikuti secara antusias oleh 32 orang anggota tim penyusun borang AIPT yang telah ditugaskan.
Selain membahas kerangka dan pembagian tugas dalam pengisian borang, rapat ini juga menyoroti betapa krusialnya nilai AIPT bagi masa depan institusi dan mahasiswa.
Prof. Dr. Yusefri, M.Pd., mengingatkan kembali bahwa capaian AIPT bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan memiliki manfaat strategis, di antaranya:
- Penjaminan Mutu Pendidikan: Menjadi bukti nyata bahwa IAIN Curup menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
- Kepercayaan Publik: Meningkatkan gengsi dan reputasi kampus di mata masyarakat, calon mahasiswa, dan pemangku kepentingan (stakeholder).
- Masa Depan Alumni: Nilai akreditasi institusi yang unggul merupakan syarat mutlak bagi para lulusan untuk bersaing di dunia kerja, terutama saat mendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), BUMN, perusahaan multinasional, hingga saat melamar beasiswa pendidikan lanjutan seperti LPDP.
- Peluang Hibah dan Kemitraan: Akreditasi yang baik akan mempermudah institusi dalam menjalin kerja sama nasional maupun internasional, serta membuka akses yang lebih luas terhadap bantuan dana atau hibah dari pemerintah.
Mengingat besarnya manfaat dan krusialnya dampak akreditasi ini, pimpinan kampus menyadari beban kerja penyusunan dokumen harus dikelola dengan sangat matang. Untuk mempercepat dan memaksimalkan proses penyusunan data serta dokumen kelengkapan, Wakil Rektor I bersama Wakil Rektor II mengusulkan adanya penambahan personel.
“Mengingat beban kerja dan kompleksitas data yang dibutuhkan untuk mencapai hasil akreditasi yang maksimal demi masa depan mahasiswa dan institusi, kami mengusulkan penambahan sebanyak 6 orang anggota baru ke dalam tim penyusun borang,” usul jajaran pimpinan dalam rapat tersebut.
Usulan penambahan 6 anggota tim ini diharapkan dapat menutup celah kekurangan tenaga teknis maupun administratif, sehingga seluruh standar akreditasi dapat dijawab dengan data yang valid dan analisis yang tajam.
Dengan dilaksanakannya rapat penyusunan ini, IAIN Curup optimis dapat menyajikan borang AIPT yang berkualitas, guna mewujudkan target akreditasi institusi yang unggul dan berdaya saing tinggi di masa mendatang.

