Curup, 28 Oktober 2026 — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menyelenggarakan sosialisasi dan simulasi aplikasi PETULAI AMI berbasis ISO secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (28/10). Kegiatan ini diikuti sekitar 61 peserta yang terdiri atas pimpinan fakultas, program studi, lembaga, unit kerja, serta auditor Audit Mutu Internal (AMI) 2026.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Curup, setelah sambutan Ketua LPM dan Wakil Rektor I. Sosialisasi menghadirkan Hadi Putra Gunawan dan Irfan Mokoginta dari Best Q sebagai narasumber, serta Prof. Sugeng L. Prabowo dari UIN Malang sebagai narasumber pendamping.
Dalam sambutannya, Ketua LPM IAIN Curup menekankan pentingnya komitmen seluruh unit kerja dalam melaksanakan AMI secara optimal melalui aplikasi PETULAI. Pemanfaatan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan audit, memperkuat dokumentasi mutu, serta mendorong budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan kampus.
“Aplikasi PETULAI bukan sekadar sarana digital untuk pelaksanaan audit, tetapi juga instrumen untuk memperkuat budaya mutu dan memastikan setiap unit kerja melakukan evaluasi berbasis bukti. Keberhasilan AMI membutuhkan komitmen bersama, baik dari auditee maupun auditor, agar hasil audit dapat ditindaklanjuti secara nyata,” demikian rumusan pernyataan Ketua LPM berdasarkan substansi kegiatan.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan penggunaan PETULAI yang dapat diakses melalui petulai.iaincurup.ac.id. Aplikasi ini mendukung pelaksanaan evaluasi diri, penilaian auditor, pencatatan temuan, penyusunan rencana tindak lanjut, hingga penyusunan laporan AMI.
Instrumen yang tersedia mencakup klausul ISO serta instrumen akreditasi BAN-PT dan sejumlah Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).
Prof. Sugeng L. Prabowo menegaskan bahwa integrasi instrumen mutu dan akreditasi dalam PETULAI berpotensi membantu perguruan tinggi menyiapkan data dan dokumen secara lebih sistematis. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya IAIN Curup menuju akreditasi institusi Unggul pada 2027, sekaligus mempersiapkan audit sertifikasi ISO 21001 yang diperkirakan berlangsung pada Desember 2026.
Berdasarkan jadwal yang disampaikan, pengisian evaluasi diri oleh auditee berlangsung pada 28 Oktober–3 November 2026, dilanjutkan penilaian dokumen oleh auditor pada 4–8 November 2026 dan pelaksanaan audit lapangan pada 9 November 2026. Hasil AMI selanjutnya menjadi bahan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) dan penyusunan tindak lanjut perbaikan mutu.
Prof Dr. Sutarto, S.Ag.M.Pd Selaku Ketua LPM Mengatakan, Melalui implementasi PETULAI, IAIN Curup berkomitmen memperkuat sistem penjaminan mutu yang terintegrasi, terdokumentasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini memerlukan partisipasi aktif seluruh pimpinan unit, auditee, auditor, LPM, dan tim teknologi informasi agar target mutu institusi dapat tercapai.
